Begini Cara Merawat Agar Printer Infus Tahan Lama

  • Whatsapp

Hampir setiap kantor dan instansi memiliki Printer. Printer sudah menjadi teman kerja yang membantu dalam mencetak dokumen hasil kerja, baik laporan, makalah, maupun foto. Printer menggunakan suntik manual sudah mulai jarang digunakan, mereka banyak memilih printer yang sudah di infus, baik infus dari pabrik maupun infus sendiri. Semua printer infus memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Bagi pengguna printer infus sebaiknya mengetahui bagaimana cara pengunaan dan perawatannya supaya printer tetap awet.

Cara merawat printer infus memang sangat berbeda dengan printer tanpa infus, sebab dari fisik printer infus memilki tabung tinta diluarnya sedang printer tanpa infus tidak menggunakan tabung tinta sebagai pengisi tinta. Jika dilihat dari kegunaanya memang lebih praktis dari printer tanpa infus, sebab tinta lebih terlihat jelas jika tinta sudah berkurang atau habis dan kita bisa langsung mengisi tinta di tabungnya.

Read More

Berikut ini adalah kelebihan dan kekurangan printer infus yang dapat digunakan untuk menambah wawasan kita sebelum memilih printer infus atau non infus.

Keuntungan Printer Infus

  1. Mengisi tinta lebih mudah dan praktis karena tabung tinta berada diluar.
  2. Tak perlu membuka cover untuk mengambil katridge saat melakukan refil atau isi ulang.
  3. Mencetak dokument lebih banyak tanpa takut kehabisan tinta, sebab tinta nampak jelas di tabung.
  4. Hemat tinta, sebab kebanyakan saat mengisi tinta pada katridge langsung ke tabung dan ini mengurangi tinya yang tumpah saat mengisi.

Kelemahan Printer Infus

  1. Membutuhkan perawatan khusus.
  2. Jika jarang digunakan tinta akan menguap sehingga sering masuk angin.
  3. Jika tidak digunakan dalam jangka waktu yang lama biasanya tinta dalam catridge akan mengendap dan kering.

Karena membutuhkan perawatan yang khusus, maka ada baiknya kita mengetahui cara merawat printer infus yang benar. Berikut ini tipsnya:

  1. Posisi tabung harus tepat sehingga tinta tetap mengalir tanpa hambatan.
  2. Saat mencetak jangan lupa membuka tutup tabung agar tinta dapat mengalir.
  3. Jika tidak digunakan segeralah tutup tabung untuk menghindari kotoran yang masuk dan mengakibatkan tinta tersumbat.
  4. Jika hasil tidak maksimal lakukan proses cleaning atau deep cleaning.
  5. Lakukan pengisian tinta juka tinta mau habis dan jangan samapi lambat mengisi, sebab jika lambat saat tinta habis maka udara akan masuk di selang sehingga terjadi masuk angin.
  6. Jangan membawa printer dalam keadaan miring atau terbalik.
  7. Jika menggunakan tabung pembuangan sebaiknya lakukan pembersihan tabung dan buang tinta di tabung pembuangan.
  8. Lebih sering digunakan maka printer akan semakin baik, sebab aliran tinta akan selalu mengalir dan berganti dengan tinta baru sebelum tinta sempat kering.
  9. Jika printer masuk angin sebaiknya lakukan deep cleaning sampai angin dalam selang tinta hilang.

Itulah beberapa tips merawat printer infus, dengan perawatan yang tepat maka printer akan menjadi lebih awet dan tahan lama.

Related posts